Translate

Kamis, Desember 01, 2011

Mengembalikan fungsi sungai ciliwung sebagai sumber kehidupan

Condet - pasar minggu.Dua wilayah jakarta yg masuk kedalam wilayah administrasi berbeda antara walikota jakarta timur dan jakarta selatan namun dibatasi oleh bentangan sungai yg jaraknya hanya puluhan meter dari satu sisi ke sisi lainnya yaitu condet dan pasar minggu. "Ibarat perbatasan negara amerika n meksiko" (#lebay.dikit.org). Permasalahan bantaran sungai merupakan masalah klasik yg puluhan tahun tidak terjawab maupun ada tindakan yg nyata yaitu berupa pengerukan tempat sampah ilegal sampah maupun penutupan tempat sampah ilegal. Tindakan yg ada saat ini lebih kepada pelemparan tanggung jawab dan wewenang yg saling tumpang tindih dan tidak terselesaikan oleh pemerintah melalui lembaga-lembaga yg didirikan pemerintah maupun perpanjangan tangannya. namun tidak dapat memecahkan problematika sungai ciliwung.

Dibeberapa titik dapat kita temui kebun salak condet, kebun pisang dan kebun bambu yg mempunyai masalah yg sama yaitu pemanfaatan kebun tersebut menjadi lokasi pengumpulan, pembuangan, bahkan lokasi pembakaran sampah yang berada di bantaran sungai.

Untuk mengembalikan fungsi sungai ciliwung sebagai sumber kehidupan, bang kodir mencoba mengajak warga condet yang tinggal di sekitar bantaran sungai berperan aktif dengan cara menanam pohon produktif yang bisa dipanen buah maupun daunnya yg kemudian dijual dan dijadikan tambahan penghasilan oleh masyarakat sekitar. Pengembalian fungsi bantaran sungai sebagai sumber kehidupan setidaknya bisa menjadi proses belajar warga untuk tidak lagi membuang sampah kesungai.

Setidaknya itulah jejak rekaman pengalaman yang kutemui saat menyusuri sungai ciliwung dari condet (komunitas ciliwung condet) menuju stasiun pasar minggu sebelum melanjutkannya menjadi rangkaian kata..
Condet-pasar minggu, 1 des 2011.

Tidak ada komentar:

Disqus Shortname

Comments system